Gencar Normalisasi, Kadis PUPR Pantau Proses Pengerukan Sedimen

64

DPUPR Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) tengah melakukan normalisasi aliran sungai dengan pengerukan sedimen pada seluruh jaringan drainase kota yang berpotensi memicu genangan hingga banjir saat memasuki musim hujan.

Kepala Dinas PUPR Noprisman ST.,MSi Bersama kepala bidang SDA Feri Yosep Yorizal ST.MH memantau proses pengerjaan pengerukan dan pelabaran aliran sungai di kelurahan Sawah lebar,
Lebih lanjut ketika ditanyai kadis PUPR mengemukakan langkah pengerukan sedimen dari dalam aliran sungai salah satu upaya mengurangi dampak kemungkinan terjadinya Banjir ketika musim hujan.

“Pengerukan dilakukan secara berkelanjutan sehingga bisa menjangkau seluruh titik jaringan drainase yang memiliki volume sedimen besar dan berpotensi memicu penyumbatan sirkulasi air,” ujarnya, Rabu (26/10/2018).

Menurut dia, jaringan drainase kota itu tersebar hampir pada seluruh wilayah kecamatan se-kota Bengkulu dengan kecenderungan pada drainase pada ruas arteri hingga permukiman.

“Titiknya tersebar di seluruh kota. Pengeruka berkala sebenarnya rutin kami lakukan, tetapi jelang musim hujan ini, intensitas pengerukan lebih ditingkatkan. Apalagi jika kondisi sekarang ini, bisa saja hujan datang lebih cepat dari perkiraan,” katanya.

Dia menguraikan, penumpukan sedimen dan sampah merupakan masalah umum pada sistem drainase kota dan membutuhkan pemantauan aktif untuk menekan potensi terjadinya genangan dalam skala luas hingga banjir.

Pada sisi lain, kadis juga menghimbau masyarakat kota untuk ikut mendukung kelancaran aliran air pada jaringan drainase dengan tidak memanfaatkan drainase sebagai tempat membuang sampah.

Pewarta Rahmads

Foto Danil