DPUPR Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus bergerak cepat untuk meningkatkan kualitas infrastruktur publik. Pada Rabu (7/7/2026), Dinas PUPR Kota Bengkulu melakukan koordinasi penting bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait usulan program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2026.
Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Bengkulu, Dendi Okpimansyah, S.T., didampingi dua staf ahli Bina Marga, Fery Julkhendro dan Bayu Setia Mahardika.
Dendi Okpimansyah menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk mengawal dan memastikan usulan pembangunan infrastruktur di Kota Bengkulu dapat terakomodasi dengan baik melalui dana pusat (IJD 2026). Langkah ini krusial demi mempercepat konektivitas antarwilayah serta mendongkrak roda perekonomian masyarakat lokal.
Dalam koordinasi tersebut, Dinas PUPR Kota Bengkulu memprioritaskan lima usulan proyek infrastruktur vital, di antaranya:
1. Pembangunan Jembatan Teluk Sepang
2. Pembangunan Jembatan Raflesia Pantai Panjang
3. Rekonstruksi Jalan Serawai
4. Pembangunan Jembatan Padang Serai
5. Rekonstruksi Ruas Jalan Setia Negara
“Kami berharap usulan-usulan strategis ini dapat segera terealisasi melalui program IJD TA 2026. Pembangunan jembatan dan rekonstruksi jalan ini bukan hanya soal perbaikan fisik, tetapi juga akses utama penunjang ekonomi, pariwisata, dan mobilitas harian warga Kota Bengkulu,” ujar Dendi.
Melalui sinergi yang kuat antara Dinas PUPR Kota Bengkulu dan BPJN, diharapkan penataan wajah kota dan pembenahan jalur-jalur logistik di Bengkulu dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.